ALIF AKBAR IRDHOBILLA UMSIDA

Assalamualaikum Wr. Wb.

Halo...

      Nama saya Alif Akbar Irdhobilla, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, jurusan Informatika. Saya disini akan menjelaskan tentang program - program komputer yang mana yang sering digunakan pada Bahasa Pemrograman C. Bahasa Pemrograman C ini dapat digunakan pada aplikasi yang mana salah satunya adalah Visual C++ atau Dev C++. 
Rangkuman Modul Praktikum Algoritma dan Pemrograman
POKOK BAHASAN 1
Input/Output dan Jenis Data
Setiap program mempunyai bentuk umum seperti di bawah , yaitu :
# prepocessor directive
                  void main ()
                       {    
                               // Batang Tubuh Program Utama
                         }
Penjelasan :
1.    Inculde
      Adalah salah satu pengarah prepocessor directive yang tersedia pada C++.     Prepocessor selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi terjadi.
Bentuk umumnya :
        # include <nama_file>
Tidak diakhiri dengan tanda semicolon, karena bentuk tersebut bukablah suatu bentuk pernyataan, tetapi merupakan prepocessor directive. Baris tersebut menginstruksikan kepada komputer yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h(file header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi, contohnya :
# include <iostream.h>    : diperlukan pada program yang melibatkan objek cout.
# include <conio.h>          : digunakan bila melibatkan clrscr(), yaitu perintah untuk membersihkan layar
# include <iomanip.h>     : diperlukan bila melibatkan setw() yang bermanfaat untuk mengatur lebar dari suatu tampilan data.
2.    Fungsi main ()
Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang tubuh program utama berada didalam fungsi main( ). Berarti dalam setiap pembuatan program utama, maka dapat dipastikan seorang pemrogram menggunakan minimal fungsi. Pembahasan lebih lanjut mengenai fungsi akan diterangkan kemudian. Yang sekarang coba ditekankan adalah kita menuliskan program utama kita didalam sebuah fungsi main().
3.    Komentar
Komentar tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam terdapat 2 jenis komentar, yaitu:
Jenis 1 : /* Komentar anda diletakkan di dalam ini Bisa mengapit lebih dari satu baris */
Jenis 2 : // Komentar anda diletakkan disini ( hanya bisa perbaris )
4.    Tanda Semicolon
Tanda semicolon “ ; ” digunakan untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan sebuah tanda semicoln.
5.    Mengenal cout(dibaca : C out)
        Pernyataan cout merupakan sebuah objek didalam C++, yang digunakan untuk mengarahkan data kedalam standar output (cetak pada layar)
Contoh :
Tanda”<<”merupakan sebuah operator yang disebut operator “penyisipan/peletakan”.
Contoh Program :
#include <stdio.h>
main()
{
            puts("Hello world!");
}    
Hasil output :

POKOK BAHASAN 2
STRUKTUR PEMROGRAMAN PERCABANGAN
Percabangan adalah cara yang digunakan dalam program untuk mengambil keputusan ke satu kemungkinan True atau False dari beberapa kondisi.

Didalam pemrograman kita harus dapat menentukan aksi apa yang harus dikerjakan oleh pemroses (processor) ketika sebuah kondisi terpenuhi, dengan menggunakan operasi logik.

Macam-macam Percabangan :

1. If-else

Pernyataan Percabangan If-Else digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara banyak pernyataan yang ada.
Statement if digunakan untuk melakukan proses percabangan di dalam program.

2. Switch-case

Bentuk dari switch – case merupakan pernyataan yang dirancangan khusus untuk menangani pengambilan
keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian.
Percabangan tunggal: IF


#include <iostream>
using namespace std;
main()
{
          int umur;
          cout<<"masukkan umur kamu= ";
          cin>>umur;
          if (umur >= 60){
          cout<<"selamat siang mbah"<<endl;
          cout<<"salam buat cucumu ya"<<endl;
          }
          cout<<"jadi umurmu "<<umur<<"tahun";
}
 Hasil Output :
Percabangan ganda: IF-ELSE :

#include<iostream>
using namespace std;
main()
{
            int N;
            cout<<"Masukkan nilai (0 s/d 100) = ";
            cin>>N;
            if(N>=60)
                        cout<<"Lulus"<<endl;
                        else if (N<60)
                        cout<<"Tidak Lulus"<<endl;
}
Hasil Output :

POKOK BAHASAN 3
STRUKTUR PEMROGRAMAN: LOMPATAN & KALANG
Sebuah / kelompok instruksi diulang untuk jumlah pengulangan tertentu. Baik yang terdifinisikan pengulangan sebelumnya ataupun tidak.
Struktur pengulangan terdiri atas dua bagian :
1.              Kondisi pengulangan yaitu ekspresi Boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan.
2.              Isi atau badan pengulangan yaitu satu atau lebih pernyataan (aksi) yang akan diulang.
Perintah atau notasi dalam struktur pengulangan adalah :
1.              Pernyataan while
2.              Pernyataan do… while
3.              Pernyataan for
4.              Pernyataan continue dan break
5.              Pernyataan goto
1.              PERNYATAAN  while
Pernyataan while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan atau beberapa pernyataan beberapa kali. Pernyataan while memungkinkan statemen-statemen yang ada didalamnya tidak diakukan sama sekali.
Bentuk Umumnya :
          While(kondisi)
{
          Pernyataan ;
}
2.              PERNYATAAN do…while
Pernyataan do…while mirip seperti pernyataan while, hnya saja pada do… while prnyataan yang terdapat didalamnya minimal akan sekali dieksekusi.
          Bentuk umumnya :
                      do
                      {
                                  Pernyataan
                      } while(kondisi);
3.              PERNYATAAN for
Pernyataan for digunakan untuk menghasilkan pengulangan (looping) beberapa kali tanpa penggunaan kondisi apapun. Pada umumnya looping yag dilakukan oleh for telah diketahui batas awal, syarat looping dan perubahannya.
Pernyataan for digunakan untuk melakukan looping. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahui batas awal, syarat looping dan perubahannya. Selama kondisi terpenuhi, maka pernyataan akan terus dieksekusi.
Bentuk Umumnya :
          for(inisialisasi ; kondisi ; perubahan)
          {
                      Statement;
}
4.              PERNYATAAN continue dan break
Pernyataan break akan selalu terlihat digunakan bla menggunakan pernyataan switch. Pernyataan ini juga digunkan dalam loop. Bila pernyataan ini dieksekusi, maka akan mengakhiri loop dan akan menghentikan itrasi pada saat tersebut.
5.              PERNYATAAN goto
Penytaan goto, diperlukan untuk melakukan suatu lompatan ke suatu pernyataan berlabel yang ditandai dengan tanda” : “.
Bentuk umumnya:
          Go to bawah;
                      Pernyataan1;
                      Pernyataan2;
          bawah : pernyataan3;
contoh program :


#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
main()
{
            char nama[80];
            int tombol;
            while ((tombol == 'Y')||(tombol == 'y'));
            {
                        cout<<"Masukkan nama anda = ";
                        cin>>nama;
                        cout<<"Hai "<<nama<<endl<<endl;
                        cout<<"Apakah mau mengulangi (Y/T) ? ";
           
                        tombol = getch(); cin>>tombol;
                        cout<<endl<<endl;
            }
            cout<<"Selesai"<<endl;
}
Hasil output : 

POKOK BAHASAN 4
STRUKTUR PEMROGRAMAN : KALANG

Apa guna fungsi setw( ) berfungsi membuat tampilan dalam rata kanan dengan lebar ditentukan oleh nilai yang ada dalam kurung.

Fungsi simbol  / / Berfungsi sebagai komentar dalam program / keterangan Fungsi dari keyword break,  Break berfungsi mengeluarkan eksekusi compiler dari struktur program setelah suatu kondisi tertentu dipenuhi
 

fungsi Continue berfungsi untuk melanjutkan suatu kompile setelah suatu perintah sudah terpenuhi.

Apa guna dari fungsi setpresion() ?
Set presision, merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur jumlah digit desimal yang ingin ditampilkan.
Apa beda ios::fixed dan ios::scientific ?
Jawab : mempunyai fungsi yang sama yaitu format bilangan rill akan tetap dapat diubah dengan memanggil fungsi set atau unset diikuti argumen ios::scientific atau ios::fixed
Apa fungsi dari fabs() ?
Jawab : untuk menghitung nilai mutlak dari x; x bilangan real.

Fungsi delay() ? berfungsi sebagai waktu tunda antara bunyi pertama ke bunyi berikutnya
Fungsi sound() ? berfungsi menunjukkan besarnya frekuensi bunyi yang dikeluarkan
 Source Code
#include <iostream>
#include <iomanip>
using namespace std;
main () {
    for (int i=1; i<=10; i++) {
    for (int j=1; j<=i; j++) {
 cout << setw (5) << i*j;
} cout << endl;    
} }
Hasil


 

POKOK BAHASAN 5
VARIABEL LARIK : MATRIKS & STRINGS


kegunaan dari fungsi berikut ini: strlen(), strcpy(), strcat(), strcmp(),strlen(), strcspn(), strupr(), strlwr(), strrev(), dan strset()
 

strlen()
Bentuk format strlen(const char *s) Fungsi menghitung panjang strings.
strcpy()
Bentuk format strcpy(char *dest, const char *src) Fungsi mengkopi string src ke dest.
strcat()
Bentuk format strcat (char*dest, const char*src) Fungsi menambahkan kopian src ke bagian akhir dest.
strcmp()
Bentuk format strcmp(const char*s1, const char*s2) 
Fungsi melakukan perbandingan s1 dengan s.
strcspn()
Bentuk format strcspn (const char *s1, const char *s2)  
Fungsi menemukan bagian awal string s1 yang mengandung s2  
strupr()  
Bentuk format strupr(const char *s)
Fungsi mengubah string menjadi huruf KAPITAL (uppercase)  
strlwr()
Bentuk format strlwr(const char *s)
Fungsi mengubah string menjadi huruf biasa/kecil (lowercase)
strrev()
Bentuk format strrev(const char *s)
Fungsi membalik semua karakter string, jadi huruf terakhir menjadi awal   
strset()
Bentuk format strset(const char *s, int ch)    
Source Code
#include <iostream>
#include <stdio.h>
#include <string.h>
using namespace std;
main() {
   char tulisan[100], terenkripsi[100];
   int kunci, panjang, kode;
   cout << "Masukkan tulisan = ";   
   gets(tulisan);
   cout << "Masukkan nilai kunci = ";   
   cin >> kunci;   
   panjang = strlen(tulisan);   
   strcpy(terenkripsi,tulisan);   
   for (int i=0;i<panjang;i++) {     
       kode = int(tulisan[i])+kunci;     
       if (kode < 32)       
           kode = kode + 95;     
       if (kode > 126)       
           kode = kode - 95;     
       terenkripsi[i] = char(kode);
   }
   cout << "Terenkripsi = " << terenkripsi << endl; }
Hasil



POKOK BAHASAN 6
SORTING (PENGURUTAN)

Sorting adalah suatu proses pengurutan data yang sebelumnya disusun secara acak atau tidak teratur menjadi urut dan teratur menurut suatu aturan tertentu.Fungsi menset semua karakter dalam s ke ch  
Ada beberapa metode sorting:
1.Insection Sort (metode penyisipan)
2.Selection Sort (metode seleksi)
3.Bubble Sort (metode gelembung)
4.Shell Sort (metode shell)
5.Quick Sort (metode cepat)
6.Merge Sort (metode penggabungan)

Source Code 
#include <iostream>
using namespace std;
int N=2;
float A[5][5], B[5][5], C[5][5];
void MengisiMatriksA(float A[5][5]){
    for (int i=0; i<N; i++){
        for (int j=0; j<N; j++){
            cout << "elemen " << i << "," << j << " = ";
            cin >> A[i][j];
        }
    }
}
void MengisiMatriksB(float B[5][5]){
    for (int i=0; i<N; i++){
        for (int j=0; j<N; j++){
            cout << "elemen " << i << "," << j << " = ";
            cin >> B[i][j];
        }
    }
}
void MenjumlahMatriks(float C[5][5]){
    for (int i=0; i<N; i++){
        for (int j=0; j<N; j++){
            C[i][j] = A[i][j] + B[i][j];
        }
    }
}
void MenampilkanMatriksA (float A[5][5]){
    for (int i=0; i<N; i++){
        for (int j=0; j<N; j++){
            cout << "\t" << A[i][j];
        }
        cout << endl;
    }
}
void MenampilkanMatriksB (float B[5][5]){
    for (int i=0; i<N; i++){
        for (int j=0; j<N; j++){
            cout << "\t" << B[i][j];
        }
        cout << endl;
    }
}
void MenampilkanMatriksC (float C[5][5]){
    for (int i=0; i<N; i++){
        for (int j=0; j<N; j++){
            cout << "\t" << C[i][j];
        }
        cout << endl;
    }
}
main()
{
cout << "Masukkan elemen matriks A\n";
MengisiMatriksA(A);
cout << "Masukkan elemen matriks B\n";
MengisiMatriksB(B);
cout << "Matriks A = \n";
MenampilkanMatriksA(A);
cout << "Matriks B = \n";
MenampilkanMatriksB(B);
cout << "Jumlah kedua matriks adalah\n";
MenjumlahMatriks(C); //jk tdk ada hslnya 0 semua
MenampilkanMatriksC(C);
}


Hasil 

Jangan lupa kunjungi

UMSIDA dan juga FST UMSIDA

Komentar